Tampilkan postingan dengan label improvisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label improvisasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Januari 2016

Cara Menggunakan Print Screen di Mac


Tidak seperti produk lainnya, Mac tidak ada tombol print screen. Tetapi Anda tak perlu khawatir, Anda tidak perlu install aplikasi capture. Mac sudah menyiapkan fungsi-fungsi yang lebih dari Anda harapkan, tidak hanya print sreeen biasa tetapi Anda juga bisa seleksi print screen. Mac fungsi yang lebih maju, berikut adalah tiga cara untuk melakukan print screen, atau screen capture, di Mac OSX - apple macintosh:

1. Cara print screen secara simple:

Tekan secara bersamaan ⌘ tombol Apple (command) + Shift + 3
Anda akan menemukan hasil print screen pada layar desktop Anda, silahkan cek di dekstop

2. Cara Print Screen seleksi sesuai kebutuhan saja:

Tekan secara bersamaan ⌘ tombol Apple (command) + Shift + 4
Anda akan melihat perubahan kursor ke +

Kemudian silahkan Anda "drag" sehingga membetuk kotak seleksi sesuai kebutuhan Anda atau sesuai yang Anda inginkan, lalu lepaskan mouse jika Anda sudah menyeleksi sesuai yang Anda ingingkan. Anda akan menemukan hasilnya di dekstop

3. Cara Print Screen windows yang ada di layar:

Tekan secara bersamaan ⌘ (command) tombol Apple + Shift + 4
Anda akan melihat perubahan kursor ke +

kemudian tekan space bar (tombol spasi)
Kursor akan berubah menjadi icon kamera.

Cukup klik pada jendela Anda ingin print screen.
jika ingin membatalkan dan menghilangkan icon kamera, Anda cukup tekan tombol esc (escape)
logo kamera akan otomatis menyeleksi area window,
sehingga berubah menjadi warna kebiruan

Saat icon kamera kita pindahkan ke salah satu window
maka akan otomatis terseleksi menjadi warna kebiruan
sepeti gambar di atas
jika kita klik maka hasilnya otomatis muncul seperti ini:

hasil print screen otomatis terkirim di dekstop

Semoga yang sedikit ini dapat membantu dalam menjelaskan bagaimana melakukan print screen pada Apple mac

Jumat, 17 Mei 2013

Mudah Membuat Barcode, Cek digit ISBN dan EAN 13

Selama ini sering ditanya rekan-rekan, "Mas, minta barcode", "Mas, minta cek digit EAN 13" atau sebaliknya. Jika di portable computer kita masih bisa langusng buka sotware keluaran Corel, tetapi terkadang rekan-rekan tidak install software tersebut dengan berbagai alasan, atau bisa jadi karena tidak sering digunakan. Oke, kita tak perlu bahas penting atau tidak software tersebut. Prinsip saya semakin banyak kita menguasai software maka semakin banyak penguasaan kita pada berbagai software.

Pilihan barcode sehingga mudah membuat barcode


Beberapa waktu lalu saya mengalami kesulitan karena di mac belum terinstall Corel. Pesanan cover klien harus dibubuhi barcode, dan waktunya sudah "mepet", sehingga saya coba mencari alternatif lain meminimalisir waktu terbuang jika dibandingkan harus mencari software atau membeli software tersebut terlebih dahulu.

Alhamdulillah, ternyata tanpa Anda harus install software yang selama ini biasa digunakan, kita bisa dimanapun mudah membuat barcode, cek digit ISBN dan EAN 13 hanya dengan menggunakan koneksi internet #tersenyum. Jangan senang dengan "biasanya" atau "kebiasaan" hal ini akan menumpulkan kreatifitas, berfikir alternatif dan lainnya. Teruslah berfikir tidak biasa #tersenyumlagi.

Bagaimana cara mudah membuat barcode, cek digit ISBN dan EAN 13? mudah sekali tanpa harus repot tanpa harus mengganggu rekan kerja kita yang sedang serius hanya diganggu dengan pertanyaan barcode dan cek digit (nilai atau angka terakhir di ISBN dan EAN).

Di dunia maya banyak sekali yang menyediakan fasilitas mudah membuat barcode, cek digit ISBN dan EAN 13 ini. Yang saya gunakan di antara banyaknya penyedia adalah morovia.com, barcode generator, qrcode kaywa, dan invx.

Caranya mudah sekali, Anda tinggal mencatat 12 digit angka yang Anda dapatkan dari Perpustakaan Nasional, lalu Anda kunjungi salah satu situs yang saya sebutkan di atas. Jika Anda ingin mengetahui cek digit cukup generate dan akan muncul cek digitnya. Jika Anda membuat barcode, Anda bisa pilih mode "large" lalu klik kanan di gambar barcode, lalu save ke PC Anda.

cek digit ISBN dan EAN 13 di sini
mudah membuat barcode di sini

preview cek digit ISBN dan EAN 13
preview mudah membuat barcode

Selamat mencoba, mudah membuat barcode, cek digit ISBN dan EAN 13 di mana pun Anda berada, Tiada kesulitan jika kita mau belajar dan terus belajar, memberikan kemanfaatn untuk orang lain, berfikir maju bersama, dan berfikir "tidak biasa" dari yang biasa. #tersenyum


Sabtu, 16 Februari 2013

Semangatnya di usia lanjut, terus bekerja

Pak Tua yang tetap semangat bekerja
Di ujung telpon terdengar suara yang khas, suaranya yang sangat bersahabat, menghormati siapa saja walau itu anak muda sekalipun.

"assalamu 'alaikum..."
"Sehat Mas?" tanyanya

saya menjawab salamnya dan menjawab dengan hormat pertanyannya, subhanallah dia banyak memberikan ilmu, semangat mengajarkan yang dulu selalu saya tanyakan.

"Mas, kabar-kabari jika ada yang bisa saya bantu, jangan befikir yang macem-macem ya, jangan berfikiran saya tidak inget umur sehingga masih pengen terus minta kerjaan, saya ada banyak waktu kecuali sore harus memberikan pelajaran ke anak-anak di mushola, nagajarin ngaji anak-anak" yang telah terucap dari beliau

Subhanallah, saya menjawabnya, tidak Pak saya tidak berfikiran seperti itu, justru saya semangat melihat Bapak yang sudah lanjut usia dan pensiunan tetapi masih semangat untuk bekerja keras. Saya berterima kasih masih dipercaya Bapak yang penuh dengan ilmu dan tetap mengajarkan kami untuk terus semangat. Baik Pak saya ada sedikit pekerjaan yang membutuhkan quality control yang baik, saya sangat nyaman jika ini bisa Bapak pegang.

"Iya Mas, insyaAllah, terima kasih, terima kasih sudah bantu saya, terima kasih masih memercayakan ke saya" jawab beliau dengan semangat

dengan berkaca-kaca, saya potong ucapan-ucapan terima kasihnya, "Bapak justru saya yang terima kasih ke Bapak dengan segala hal kebaikan Bapak dulu membagi ilmu, tetap bersama dengan yang muda seiring sejalan"

Inilah sepenggal percakapan yang dapat menyemangati. Beliau ahli di bidangnya, beliau ingin tetap bergerak dan terus menerapkan ilmunya, jangan sampai diam. Beliau tidak pernah ada kata diam, semangatnya membagi ilmu sudah tidak diragukan lagi asalkan kita selalu bersabar menimba dari beliau.

Bagaimana dengan kita untuk semangat bekerja? Hanya cukup dengan begini saja? Lebih suka di zona nyaman? Apakah ilmu ini sudah bermanfaat? Bermanfaat dengan membagikan kepada sesama, dan mereka bangkit dengan ilmu baru yang mereka dapatkan. Yang kita kerjakan berimbang? dunia untuk akhirat? bekerja dengan ibadah, subhanallah...

Doa, berusahalah sesuai syariat, insyaAllah yang di langit merahmati dan melancarkan serta memberkahi usaha kita, amiin.

Jumat, 15 Februari 2013

Sesuatu yang baru, membuat kita hebat

Siapakah Anda? (by MHR)
Sering kita mendengar mungkin ya..., wah maaf bukan tugas saya... mungkin ini bagi orang yang tegas menyampaikan, tetapi ada juga yang diam saja menerimanya, tetapi "mbendol mburi" alias gondok.

Ya, itulah yang sering kita lihat tetapi tidak sedikit pula yang menerimanya dengan senang hati walaupun yang diberikan itu tidak tercantum dalam perjanjian kerjanya. Sesuatu yang baru itu terasa sangat berharga saat kita serius menerima dan mengerjakannya. Betapa mahal sesuatu yang baru itu jika kita harus melakukannya tanpa difasilitasi. Inilah pelajaran, jadi terimalah dengan "postive thinking" selalu. Karena ini menjadi nilai tinggi buat Anda.

Anggaplah kita sedang di"dandani" dipercantik, diperpintar, diperhebat oleh atasan kita atau orang lain. Kitalah yang beruntung jika kita bisa melakukannya dengan baik, tentunya keduanya sama-sama diuntungkan. Lalu, bagaiman dengan perkerjaan utama? inilah kreatifitas kita, inilah kemampuan kita dipertaruhkan bagaimana kita bisa mengambil sesuatu yang baru tanpa kita tersungkur. Tentunya inilah tantangan kita. Mau terus maju atau tidak?

Pastinya, maju... Manajemen waktu, dan pastikan keluarga Anda tidak terkorbankan dalam segala hal. Anda mau mencoba? semua jawaban itu ada di diri Anda semua. Bekerja karena Ibadah....

Kearifan lokal, apaan tuh...?

Para penggiat pemberdayaan mencoba untuk masing-masing menggunakan kearifan lokal untuk dikembangkan. Menjadi suatu yang berpeluang besar untuk "menggarap" hal tersebut. Berbagai cara bisa dilakukan dengan menjadikan suatu program di masing-masing daerah, misalnya membuat buku untuk edukasi masyarakat didaerah-daerah sesuai dengan potensinya. 

Cinta Produk Lokal, dari daerah sendiri (by MHR)
Bagaimana ini menjadi sebuah "project" yang saling bersinergi? Tentunya di masing-masing daerah memiliki berbagai sumberdaya alam dan lain-lain. Memberdayakan masyarakat dengan memberikan edukasi melalui buku adalah sesuatu yang penting. Ambillah contoh kita membuatkan buku pegangan pengolahan umbi tertentu yang selama ini hanya dibuang dan digunakan seperlunya. Kita angkat dengan membantu memberikan edukasi bahwa umbi tersebut bisa diolah dan bisa diproduksi secara massal serta dapat menghasilkan end product yang baik, bernilai ekonomis tinggi. Maka hal ini bisa kita mulai dengan bekerjasama dengan pemerintah-pemerintah daerah.

Fokus pada kearifan lokal dari daerah-daerah dengan pengembangan produk dari daerah tersebut untuk ditingkatkan menjadi produk yang unggulan dengan buku pegangan yang dijadikan pegangan bagi masyarakat di daerah terkait. Kearifan lokal sangatlah luas mulai dai hasil bumi sampai sumberdaya alam yang lebih luas lagi di daerah-daerah tersebut.

Mendengar frase kearifan lokal sepertinya terlihat sangat tidak menarik dan tidak keren. Tetapi jika kita jeli dan memiliki intuisi yang baik ini menjadi "project" besar yang bisa dikembangkan. Bayangkan dengan kemajemukan bangsa kita ini, dengan daerah yang begitu banyak dan hasil bumi serta sumberdaya alam lainnya yang cukup tersebar dan beragam. Maka inilah tugas kita untuk saling bersinergi membangun bangsa ini mulai dari bawah. Bukan dari "atas".

Creative destruction, katanya...

Sebagian dari kita akan melakukan tindakan perubahan, "change!", "change!", "change!". Tetapi kita hanya "kalut" dengan apa yang terjadi di samping kanan kiri kita di luar sana.
Change! by MHR

Sebagian dari kita juga sering melakukan perbahan di saat kita menjelang kritis dan adanya pesaing baru. Berarti kalau seperti ini apakah kondisi kita sedang akan meluncur atau ??? Yang pasti kalau dilihat dari kata kritis ini berarti jelas, kita sedang meluncur bebas ke "lembah".

Padahal kata sebagian pakar bahwa saat di puncak-puncaklah kita harus berfikir. Nah, kapan kita bisa mengetahu bahwa kita sedang di puncak? Rasanya saat kita nyaman dan segala sesuatunya lancar, semuanya baik dan sedang dalam kondisi kita mau, maka yang diinginkan selalu ada. Kurang lebihnya ya... semua menjadi ukuran di perusahaan masing-masing cara mengukurnya, bisa dari target dan lain-lain yang telah tercapai dengan sangat baik mulus dan bebas hambatan. Maka disaat di "puncak"lah itulah berubah, saat kita di atas dan sangat baik, maka saat itulah berubah.....